Dalam rangka menyambut Ujian Akhir Semester, Gerilya Antenna, dan Tugas Akhir yang akan jatuh beberapa minggu ke depan, aku mendeklarasikan dua hari yang lalu sebagai harinya senang-senang: Groovy Time! Beda dari yang biasa-biasanya, acara senang-senang kali ini memiliki tema, yaitu: Bersama kita bisa, bersenang-senang membangun bangsa dalam keanekaragaman budaya, cinta, dan karya. Hohoho. Mulai Lebai.
Pertama, Hari Sabtu dibuka dengan rapat Dewan Direksi bersama dua orang kolega dari Seni Rupa dan Farmasi. Berhubung intinya adalah senang-senang, rapat dewan direksi dilakukan penuh kekeluargaan sambil berkeliling Kota. Kebetulan, hari ini Kami juga harus melakukan kunjungan ke salah satu rekanan bisnis Kami di daerah Cikutra. Hoho. Serem kali, rekan bisnis. Kunjungan berlangsung sukses dalam suasana penuh cinta.
Sepulang dari Cikutra, Kami Sholat Dhuhur di Masjid Pusdai dan makan siang di Warung Nasi Timbel “Istiqomah” di jalan Istiqomah, dekat SD, SMP, dan SMA Istiqomah. (bener gitu? Enggak lah, yang pasti ada di dekat Masjid Istiqomah, dekat Gedung Sate). Konon, menurut cerita yang beredar di masyarakat setempat, Makanan yang dijual di Warung ini mak-nyus punya. Veri rekomended buat para pendatang dari luar Bandung. Jangan bilang pernah datang Ke Bandung kalau belum mencoba duduk di warung ini. Dan ternyata, memang benar sodara-sodara: mantap jaya rasa-nya. Ayam-nya, paru-nya, nasi-nya, minumnya, piringnya, kobokannya, yang jualnya
, pokoknya semuanya oke punya. Boleh dicoba.

tebak2 berhadiah, dimanakah foto ini diambil?
Selesai makan siang, Kami menuju ke Masjid Salman untuk menunaikan Sholat Ashar dan menjemput seseorang. Rencananya, perjalanan akan kami lanjutkan ke Surabi Imut di dekat Enhaii di jalan Setiabudi. Ceritanya kami harus menemani salah seorang kawan kami menjalani perawatan rutin. Beberapa tahun terakhir, salah seorang dari kami berempat mengidap suatu penyakit yang sudah cukup akut: surabiasis stadium 4. Penyakit ini menyerang pada sistem saraf pusat, dimana jika dalam tempo sebulan tidak makan surabi, maka akan timbul gejala2 yang mengerikan dan meresahkan khalayak ramai. So, daripada menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, Kami harus memenuhi segal a keinginannya makan surabi Imut di Setiabudi. Hehe. No Offense yah buat Y****.

baru inget difoto pas udah habis
Sepulang dari Enhaii, bersama rombongan Eks-SPK G 07/08 (kesannya banyak banget, padahal cuma bertiga), aku langsung meluncur ke Sasana Budaya Genesha (Sabuga) untuk sholat Maghrib sekaligus menyaksikan pagelaran Dies ke-34 UKM (Unit Kesenian Minangkabau) ITB. Biar di dalam diriku mengalir darah djawa, bukan berarti pantang bagiku menikmati budaya lain. Kalo bukan kita sendiri yang menghargai budaya dalam negeri, siapa lagi? Hohoho. Apalagi aku sudah kesengsem banget sama unit yang satu ini waktu menyaksikan pagelaran serupa dua tahun lalu. Rancak Banna. Sayangnya taun lalu ambo tak sempat gabung, jadi taun ini musti mengobati kerinduan yang mendalam pada ranah minang.
Overall, pagelaran UKM taun ini, masih seperti yang sebelum-sebelumnya: masih two thumb up. Rame sekali, sampai mebludak. Buat yang nonton untuk pertama kali biasanya lebih excited ketimbang yang sudah sering mengikuti pagelaran ini dari tahun ke tahun. Tapi, teteeup, menurutku pagelaran ini musti tetep lestari tiap tahun diadakan. Termasuk unit-unit kebudayaan lainnya. Pengalaman awak pribadi, dengan menyaksikan pagelaran-pagelaran seperti ini, minimal tumbuh awareness dan kebanggaan dalam diri: INI LHO PRODUK DALEM NEGERI, GAK KALAH BAGUSNYA DIBANDING BUDAYA LUAR. So, buat yang kemaren ga nonton, masih ada taun depan (kalo belum lulus
dan belum kerja di luar Bandung).

neng-nang-neng-gong-neng-nang-neng…
Betewe, Ada satu bagian yang aku salut banget: musik kreasi canon pachelbel. Standing Applause deh. Aku sudah pernah mendengar versi rock canon pachelbel sbelumnya, tapi yang kemaren jauh lebih gila-mantep-abis. Ada rekamannya di yutub gak ya?
Next agenda:
Mengundang seluruh penonton dan pemain Pagelaran UKM iTB kemarin dalam acara
MAEN GEDHE LOEDROEK ITB 1 Mei 09.
Rasakan sensasi berbeda belahan dunia lainnya..
***
Hari Minggunya, Agendanya adalah memenuhi undangan walimahan (nikahan) dari salah satu mahasiswi Teknik Industri 2005, Wyke. Selamat ya buat wyke dan suami. Semoga langgeng, sakinah, mawadah, warohmah. Amin. Hohoho, lagi-lagi semakin banyak 2005 yang menyempurnakan separuh agamanya. Makin panas aja nih dunia persilatan 2005 ITB.
Aku datang bersama kawan-kawan BPH Gamais 07/08. Kebetulan sekali siang harinya kami akan mengadakan reuni BPH di Rumah Nunu di Antapani, berhubung acara walimahannya tidak jauh dari sana , yowes sekalian aja. Awalnya diperkirakan sedikit dan bakal garing reuni tersebut, ternyata tidak juga: Rame dan Seru sekali. Apalagi ada acara Kuis dan Tuker Kado. Weleh-weleh, koyo reunian SD-SMP ae pake acara tuker kado. Tapi ga papa lah, sekali-kali. Nyunnah Rosul juga: berbagi hadiah buat sodaranya.
Nah, di acara tuker kado inilah keihklasan sekaligus insting bisnis kita benar-benar diuji. Harus jeli supaya bisa balik modal. Kalo engga, musti ikhlas lahir batin. Hahaha. Ya enggak lah. Yang namanya tuker kado, musti tulus niatnya ngasi yang terbaik buat sodaranya. Bahkan kalo perlu gak ngarep balesan. Biar yang di atas yang membalas-Nya. Pokoknya dapet apa aja disyukuri. Yang -pake IM3 dapet pulsa XL, ya syukur. Yang dapet voucher internet gratis 24 Jam, disyukuri aja. Yang cowok ada yang dapet pelembab wajah, ya Alhamdulillah. Hehehe.
Alhamdulillah, dua hari Kemarin ibarat oase di tengah padang rumput yang gersang: sueggerr sekali.
Selanjutnya: Hajarrr TA dan Antenna.
Play Hard, Work Hard..
DIarsipkan di bawah: Uncategorized
Asw..slm taarf..
Subhanallah pengalaman yg sangat b’harga..
Sy jg sdng m’cb m’nysun TA..kyany pnglmn akh baek d tiru,biar ga jnuh trus2n b’kutat dg TA..Jzkllh:-)
Wa’alaikumsalam…
Salam balik…
Yup, musti seimbang: kadang high frekuensi, kadang low frekuensi…
Wew, 2 tahun lalu kalo ga salah aku nampil tu, wkwkwk…
Eisss… Dah yakin banget ni… Huehe… Moga ada, dan harusnya ada, soalnya tahun depan bertepatan sama Lustrum 7 nya UKM…
iya-iya… aku liat… keren deh…
Amiinn…
wah tulisanmu dowo banget… sukses2
iyo, mas…
biar seruu
ngomong2, I like semua versi dari cannon in D… bagi dong nek nduwe versi UKMe
Hayo yang anak UKM,
enek sing nduwe videone, gak?
eh, maksudnya:
ada yang punya videonya, gak?
insyaallah saya ada
makasih udah datang ya mas, insy kita datang ke acara ludruk kok… hehe
sama2.. harusnya saya yang makasih… hehe
ditunggu di ludruk malem ini…
jadi Ge-Er nich, dah disebut di blog orang dengan nama terpanjang di dunia: dari A sampai Z! ALBAZ!
bener juga, wan… gak kepikiran awak..
bisa buat judul blog ini: Albaz, dari A sampe Z… hehehe…
asiiiik…berikutnya…Subang, Tasik, Garut, Bali, Lombok, Riau, Singapur…trus Arab deh (apa sih ga jelas)
btw, ikhwan ge er aja ni, sapa juga yang nyebutin nama ikhwan..hahahaha..317x.kolega albaz yang farmasi itu bisa saja akhwat (hehe no hurts feeling ya wan.ampun)